Semangat Merah Putih Siswa MAN Kota Surabaya

Uncategorized

Kota Surabaya (MAN Kota Surabaya) – Kamis
(16/8), MAN Kota Surabaya berwarna merah putih. Hal ini karena hari ini semua
siswa, guru, dan pegawai MAN Kota Surabaya memakai baju dengan tema merah
putih. Tema ini dipilih untuk menyemarakkan peringatan HUT kemerdekaan RI
ke-73.
Peringatan HUT kemerdekaan RI ke-73 MAN
Kota Surabaya tahun ini mengambil tema “Resurrechtion In Colonialism”. Berbagai
lomba diselenggarakan baik lomba tradisional maupun lomba ekstrakurikuler.
Lomba-lomba ini wajib diikuti oleh perwakilan setiap kelas mulai dari kelas X,
XI, dan XII.
Dari informasi panitia lomba tercatat ada
6 lomba kategori lomba tradisional dan satu kategori lomba ekstrakurikuler.
“ Ada 
6 lomba yang kami masukkan di kategori lomba tradisional, yaitu lomba
tarik tambang, kepruk plastic, mencari harta karun, sarung complicated,
kelereng sumpit, dan catur. Sedangkan untuk lomba ektrakurikuler kami pilih
lomba saman. Untuk lomba saman ini berbeda dengan saman yang biasanya. Di lomba
ini kami adakan lomba saman yang personilnya semuanya siswa putra. Jadi samannya
adalah saman boy,” jelas Risma, siswa kelas XI MIPA 5 yang menjadi sie kegiatan
lomba.
Suasana heboh terjadi di aula MAN Kota
Surabaya saat dilaksanaakan lomba saman boy. Para peserta yang semuanya siswa
putra tampak malu-malu ketika naik ke panggung. Namun  begitu pemandu saman mulai bernyanyi, semua
peserta itu bergerak dengan begitu gemulai dan harmonis. Penonton pun semakin
riuh bersorak ketika para peserta menyelipkan yel-yel kelasnya. 

Tak hanya siswa yang mengikuti lomba. Para
guru dan pegawai MAN Kota Surabaya pun tak kalah antusias dalam memperingati
HUT RI ini. Di sisi lapangan yang berbeda, para guru dan pegawai juga antusias
mengikuti lomba khusus bagi guru dan pegawai. Gelak tawa dan tepuk tangan
menghiasi lomba guru dan pegawai ini.
“ Tahun ini ada lomba 17 Agustusan khusus
bagi guru dan pegawai madrasah. Lomba-lombanya antara lain memasukkan benang ke
jarum jahit, estafet kelereng, nyunggi tempeh, mencari harta karun, dan paku
botol. Lomba ini digelar supaya para guru dan pegawai dapat lebih erat lagi
komunikasi dan kerjasamanya karena beberapa lomba itu dilakukan secara tim,”
jelas Yudha, selaku penanggung jawab kegiatan lomba khusus guru dan pegawai.
(HMS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *