ROBOTIKA MAN SURABAYA, JADI BINTANG DI AJANG BERGENGSI NASIONAL

Uncategorized
ROBOTIKA MAN SURABAYA,
JADI BINTANG DI AJANG BERGENGSI
NASIONAL
Menjadi
pemenang dalam ajang bergengsi merupakan kebanggaan tersendiri, terlebih bagi
siswa Madrasah Aliyah Negeri Surabaya, yang background-nya adalah sekolah
agama. Akan tetapi, inilah yang terjadi pada tim ekskul Robotika MAN Surabaya.
Mereka berhasil menyisihkan…….peserta dan menjadi pemenang. Yah, tim Robotik
MAN meraih juara 1 dalam kompetisi ROBOT IN ACTION ITS.  Wah keren kan. 



Salah satu lomba yang diikuti tim ekskul Robotika MAN
Surabaya adalah ROBOT IN ACTION yang dilaksanakan oleh Institut Sepuluh
November (ITS ) Surabaya. Dalam ajang ITS expo tahun 2016 yang bertaraf  nasional itu, teman teman kita yang tergabung
dalam ekskul Robotik MAN Surabaya ikut berperan aktif sebagai peserta. 

Ada dua tim yang ikut berkompetisi pada ROBOT IN ACTION  ITS
Expo
tahun 2016. Kompetisi yang diikuti oleh siswa SMA dan SMK se Indonesia
pada Kamis dan Jum’at, (17-18/11), di Gedung Graha ITS,   ini merupakan ajang bergengsi di

bidang teknologi robotik. Pesertanya pun datang dari
seluruh Indonesia.Tim yang MAN Surabaya yang mengikuti kompetisi ini adalah MS
CTOK dan  MS INDONESIA.MS CTOK terdiri
dari Miftachus Surur Buchori, Ananda Rizqi Fadhli, Ikhasul Nusa.  MS INDONESIA terdiri dari M. Arief Darmawan,
Elita Amalia, Nurul Khafid Ilmi.

“Kami memang selalu bekerjasama agar bisa melawati
kompetisi dengan baik,” kata salah seorang anggota tim saat ditemui  Jurnalis MAN Surabaya.

Ada beberapa tantangan yang harus dilewati dalam
kompetisi ini.  Pada tantangan pertama,
kedua tim robotik ini berhasil lulus, dan masuk pada babak 32 besar.  Oleh karena itu, kedua tim ini berhak
mengikuti tantangan pada babak berikutnya.
“Perjuangan pada hari pertama benar benar menegangkan
dan serius. Terlebih ketika kita harus memastikan bahwa kondisi robot dalam
keadaan baik dan tidak trauble, “ jelas
salah seorang tim.

Pada tantangan ke dua, ini tim MS Indonesia robotic
MAN Surabaya mengalami kegagalan karena robotnya mengalami trauble.  Harapan pada tahap ini terletak pada tim MS
CTOK. Akhirnya tim MS CTOK berhasil masuk pada seleksi 16 di besar.

Saat MS CTOK masuk dalam babak final. Tak henti
hentinya tim robotic MAN yang lain berdoa agar tim MS­_CTOK berhasil dan  robot hasil rakitannya tidak mengalami trauble.
        
Sampai pada akhirnya, tim  MS_CTOK berhasil. masuk di delapan besar lalu
lulus lagi di empat besar. Selanjutnya babak final. Dan, akhirnya tim MC CTOK
MAN Surabaya berhasil memenangkan kompetisi ini dan memperoleh juara.

(Ratri
Danisya Safitri, tim Jurnalis MAN Surabaya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *