Pleton Paskib MAN Kota Surabaya Raih Juara 2 LKBB KORSA 2018 tingkat SMA/SMK/MA se-Jawa Timur.

Uncategorized

Kota Surabaya (MAN Kota Surabaya) – Pleton
Pasukan Pengibar Bendera MAN Kota Surabaya kembali menunjukkan taji dalam
baris-berbaris. Hal ini terbukti dengan prestasi terbaru Paskib MAN Kota
Surabaya yang berhasil menjadi juara 2 Formasi Bina LKBB KORSA 2018 kategori
winner tingkat SMA/SMK/MA se-Jawa Timur.
Di LKBB KORSA 2018 yang diselenggarakan
Minggu (6/5) di SMAN 13 Surabaya ini, peleton MAN Kota Surabaya bertanding
melawan 33 pleton paskib SMA/SMK/MA se-Jawa Timur menunjukkan kekompakan dalam
baris-berbaris dan formasi. Dan yang membanggakan adalah pleton yang diturunkan
dalam kejuaraan ini semuanya dari siswa kelas X. Ini menjadi bukti bahwa
regenerasi prestasi di ekstra paskib MAN Kota Surabaya sudah berjalan baik.
 
Alhamdulillah kami bisa jadi juara 2. Peleton di KORSA 2018 anggotanya full
dari kelas X, baik saya yang jadi dantonnya juga 15 anggota pleton lainnya juga
semuanya dari kelas X, jadi syukur banget bisa jadi juara. Ini sebagai pembayar
keringat kami yang bercucuran saat kami berlatih dengan keras,” tutur Luthfi
Andrian siswa kelas X MIPA 2 yang bertugas sebagai danton pleton.
Memang dari informasi yang diperoleh dari
pembina ekstra Paskib, Anita Kurnia Rahayu, untuk lomba ini, anak binaanya
berlatih 2 bulan sebelum kejuaraan.
“ Untuk menghadapi kejuaraan ini,
anak-anak berlatih kira-kira 2 bulan sebelum pelaksanaan. Setiap hari Senin,
Kamis, dan Sabtu mereka rutin berlatih. Dan saya lihat semangat anak-anak tidak
pernah menurun walau saya tahu dari wajah mereka kalau sebenarnya mereka merasa
capek,” puji Anita.
Disinggung mengenai formasi yang
mengantarkan pleton MAN Kota Surabaya sukses meraih juara 2, Luthfi , sang
danton menyebutkan bahwa formasi yang ditampilkan adalah formasi shof garis
lurus.
“ Formasi kami adalah shof garis lurus.
Formasi ini diawali sikap sempurna, kemudian 2 banjar terluar menghadap kanan
dan kiri menghadap ke arah banjar yang tengah. 
Kemudian perbanjar mengikuti hitungan untuk memutar menjadi garis lurus
atau shof sesuai hitungan dan orasi dari danton. Setelah itu kembali ke posisi
semula dengan menambah 2 langkah kanan, kiri, dan 4 langkah kanan, kiri,” jelas
Luthfi.
Ada yang menarik dari orasi yang diucapkan
sang danton. Hal ini karena orasi yang diucapkan sang danton sarat akan makna.
“ Orasi yang saya ucapkan merupakan
kreativitas dari pelatih kami, bang Zulvan Alwi. Orasi ini bermaksud untuk
memberikan daya tahan tubuh bagaimana sikap sempurna yang dilatih secara bersama-sama.
Pokoknya, orasinya itu mampu membangkitkan semangat kami,” lanjut Luthfi.
Diakhir pembicaraan luthfi pun membagi
orasi yang diucapkannya di KORSA 2018 dan membocorkan maknanya
Sigap nan tegap
Waspada dan wibawa
Mereka yang berjiwa kesatria
Setiap langkah penuh makna
Sekali melangkah pantang menyerah
Yakinlah semangatmu wujudkan impianmu
Makna orasi tersebut menurut Luthfi adalah
sikap sempurna, waspada dan wibawa saat melangkah, setiap langkah pleton
merupakan langkah hasil kerja keras dan latihan yang penuh makna, setiap
langkah pleton merupakan langkah yang pantang menyerah untuk mewujudkan impian menjadi
sang pemenang. (HMS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *