Peletakkan Batu Pertama AULA MAN Surabaya

Uncategorized
ota Surabaya (MAN Surabaya) –  Rabu (26/7) menjadi hari spesial bagi MAN Surabaya. Menjadi spesial karena dihari tersebut dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gedung aula MAN Surabaya oleh KH. Syamsul Bahri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Momen bahagia tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Kabag Humas, Kasi Sarana Prasarana, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Kasi Pendma Kota Surabaya, dan pengurus komite MAN Surabaya.
Sebelum peletakan batu pertama, KH. Syamsul Bahri menyatakan bahwa pembangunan aula ini diharapkan dapat semakin memajukan MAN Surabaya. “Mari kita jariyahkan segala kemampuan kita, bekerja sama untuk mendukung kemajuan madrasah kita ini,” harap KH. Syamsul Bahri. Acara tidak lantas usai setelah Kakanwil meletakkan batu pertama pembangunan aula tersebut. Acara dilanjutkan dengan pembinaan ASN di lingkungan MAN Surabaya. Pembinaan diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan MAN Surabaya. Pembinaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan dilanjutkan dengan sambutan kepala madrasah. Dalam sambutannya, Fathorrakhman, kepala MAN Surabaya menyatakan bahwa pembinaan ini sebagai upaya untuk semakin meningkatkan semangat kerja para ASN di MAN Surabaya.
Acara dilanjutkan dengan pembinaan oleh Kakanwil Jatim. Didampingi oleh Kabid Pendma Provinsi Jawa Timur, Kakankemenag Kota Surabaya, dan Kasi Pendma kota Surabaya, Kakanwil Prov. Jatim, KH. Syamsul Bahri memberikan pembinaan ke ASN MAN Surabaya. “ Ada beberapa langkah agar sebuah lembaga dapat berjalan dengan baik dan semakin maju. Yang pertama jangan pernah berputus asa. Sebab tidak ada menanam pohon langsung tumbuh menjadi besar dan kokoh. Butuh proses agar pohon itu tumbuh besar dan memberi manfaat bagi lingkungannya. Oleh karena itu janganlah berputus asa. Yang kedua, lembaga harus mendesain public relation yang bagus, harus berani menjual nama lembaga dengan terus berbenah dan mengevaluasi supaya lembaga kita semakin maju,” jelas KH. Syamsul Bahri. “ Selanjutnya adalah berpositif thinking. Jangan berprasangka buruk terhadap atasan atau rekan seperjuangan di lembaga tersebut. Dan terakhir lakukan gerakan bersama-sama untuk berdoa. Mari bersama-sama menangis kepada Allah, agar Allah menjadi ridho kepada kita, lembaga kita dijauhkan dari balak, sehingga kita semua dapat selamat di dunia dan di akhirat,” pungkas KH. Syamsul Bahri.
Di akhir pembinaannya, tak lupa KH. Syamsul Bahri membangkitkan motivasi ASN di MAN Surabaya. Beliau meneriakkan jargon” MAN Surabaya” dan langsung dijawab “ kompak” sambil mengepalkan tangan oleh seluruh ASN MAN Surabaya. Acara pun ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kabid Pendma Provinsi Jatim, KH. Supandi. Setelah pembacaan doa tersebut, berakhir pula acara pembinaan tersebut. Para ASN MAN Surabaya tidak mensia-siakan kesempatan untuk berjabat tangan dengan Kakanwil yang ramah tersebut. (Humas MAN Surabaya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *