MS Ctok dan MS Indonesia MAN Surabaya Menjadi Yang Terbaik di Java Robot Contest VIII tingkat Nasional

Uncategorized
Kota Surabaya (MAN Surabaya)-
Membanggakan. Satu kata yang tepat untuk disematkan pada tim robotika
MAN Surabaya yang kemarin Minggu, (02/4) berhasil menjadi bintang di
ajang Java Robot Contest VIII. Di ajang lomba robot tingkat nasional
itu, tim robotika MAN Surabaya berhasil mewujudkan double winner.
Java
Robot Contest VIII (JRC 8) adalah lomba robot tingkat nasional yang
diselenggarakan oleh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya pada Sabtu
s.d Minggu (01-02/04). Lomba ini terinspirasi dari kebijakan Menteri
Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, yang menenggelamkan
kapal-kapal pencuri ikan dengan cara ditembak.
Di
JRC 8 ini, MAN Surabaya menurunkan dua tim, yaitu MS Ctok dan MS
Indonesia. Dua robot tipe marine ini merupakan robot andalan MAN
Surabaya. Dan hal itu terbukti dengan raihan prestasi. MS Ctok dan MS
Indonesia berhasil menjadi juara I dan juara II Natuna Sea JRC 8. Bukan
itu saja, MS Indonesia juga dinobatkan sebagai tim best strategy.
Untuk
menjadi juara, dua tim robotika MAN Surabaya ini harus melewati dua
babak penjurian. Di babak penyisihan (Sabtu, 01/4), MS Ctok yang
diperkuat Arief, David, dan Dhani, dan MS Indonesia yang diperkuat
Surur, Hafiz, dan Valin, bersaing dengan 36 tim robotika lainnya. Mereka
berjuang untuk memperoleh poin tertinggi dan waktu tercepat dalam
menyelesaikan tugas.

“Alhamdulillah,
tim kami dua-duanya lolos ke babak selanjutnya. Memang MS Ctok dan MS
Indonesia tidak berada dalam satu regu, sehingga kami tidak saling
membunuh dibabak penyisihan ini. Dan hebatnya lagi, tim kami dua-duanya
memperoleh poin sempurna, yaitu 195,” ucap Arief, awak MS Ctok.
“Kami
lega karena dua tim asal MAN Surabaya tidak berada dalam satu regu.
Sehingga kalau lolos ke babak 16 besar, 8 besar dan 4 besar maka kami
dapat merebut double winner,” harap Surur, awak MS Indonesia.
Di
babak 16 besar (Minggu, 02/4), 16 tim saling beradu strategi dan
kecepatan untuk menyelesaikan misi menembak kapal pencuri. Lagi-lagi, MS
Ctok dan MS Indonesia menunjukkan kehandalan dalam rakitan dan awak
robotnya. Dua tim asal MAN Surabaya ini sukses mengalahkan lawannya
hingga melaju ke babak 4 besar. Semua suporter MAN Surabaya bersorak
bahagia ketika MS Ctok dan MS Indonesia melaju ke babak 4 besar. Yel-yel
dan suntikan semangat terus digelorakan oleh supporter setia MAN
Surabaya.
Di babak 4 besar,
ketangguhan MS Ctok dan MS Indonesia kembali diuji. Semua tim diwajibkan
bermain 2 kali berturut-turut untuk menembak kapal pencuri. Semua mata
suporter MAN Surabaya tertuju pada dua robot ini. Doa dan harapan
meluncur dari bibir mereka. Dan semua berbuah manis. MS Ctok dan MS
Indonesia sukses mengalahkan lawannya dan bertemu di final JRC 8 ini.
Di
babak final, sudah tentu juara I dan juara II menjadi milik MAN
Surabaya. Di akhir pertandingan, MS Ctok lah yang berhasil merebut juara
I Natuna Sea JRC 8. Meskipun demikian, MS Ctok dan MS Indonesia
dua-duanya adalah robot kategori marine yang terbaik di ajang robotika
tingkat nasional itu.
“Semua tim
sangat bersyukur dan bangga. Karena kami bisa membuktikan bahwa siswa
madrasah pun bisa menjuarai ajang robotika. Apalagi kami merebut juara I
dan juara II. Ini adalah bukti bahwa kualitas madrasah tidak kalah
dengan SMA/SMK dalam hal robotika,” kata Arief.
“Ini
semua berkat kerja keras semua anggota tim yang sudah bersusah payah
selama 1 bulan untuk mempersiapkan dua robot handal ini. Terima kasih
untuk tim pembimbing kami, mas Baasito dan mas Syafi. Terima kasih bu
Tanti, guru pembimbing kami, yang selalu mendampingi dan membimbing
kami. Terima kasih juga buat para supporter MAN Surabaya, yang tak kenal
lelah mensuport kami. Kemenangan ini adalah kemenangan untuk MAN
Surabaya,”ucap Surur penuh bahagia.

Kemenangan
semakin komplit tatkala MS Indonesia dinobatkan sebagai tim best
strategy dan supporter MAN Surabaya sebagai best supporter. Otomatis
semua prestasi ini pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh
civitas MAN Surabaya. Ini sekaligus membuktikan bahwa kemampuan robotika
siswa madrasah yang berlokasi di Jl. Wonorejo Timur No. 14 Surabaya ini
tak bisa dianggap sebelah mata. (Humas MAN Surabaya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *