Melenggang ke Redaksi Jawa Pos, Jurnalis Cilik MAN Kota Surabaya Melakukan Studi Media Massa

Uncategorized

Guna meningkatkan pemahaman tentang ilmu kejurnalistikan secara nyata, tim ekskul jurnalistik MAN Kota Surabaya melakukan pembelajaran realitas. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk studi media massa ke redaksi Jawa Pos. Studi yang dilaksanakan pada Jum’at (10/2) tersebut diikuti oleh 50 anggota ekskul jurnalistik MAN Kota Surabaya dan didampingi oleh Wiji Laelatul Jum’ah, pembina jurnalistik MAN Kota Surabaya.
Rombongan diterima redaksi tepat pukul 13.00.  Tim ekskul Jurnalistik ini disambut oleh Dewi, divisi Zetizen (sub bagian redaksi yang menangani pembaca muda dan event pemuda). Peserta studi diajak Dewi untuk menuju world’s coolest newsroom, salah satu bagian ruang redalsi Jawa Pos. Ruang ini merupakan tempat berkumpulnya para redaktur untuk menentukan tema aktual yang akan disajikan kepada pembaca. Di sinilah para peserta studi diperkenalkan selayang pandang koran Jawa Pos, mulai dari histori hingga perkembangan Jawa Pos masa kini.
 Dewi juga menjelaskan tentang aktivitas di media massa itu, meliputi proses pencarian berita, penulisan berita, proses editing, lay out sampai akhirnya koran siap dinikmati pembaca.Para peserta studi sangat antusias mendengarkan penjelasan Dewi. Hingga tiba sesi tanya jawab. Peserta studi tidak menyianyiakan kesempatan ini.  Berbagai pertanyaan pun muncul dari peserta studi. Seketika suasana di meja redaksi menjadi hidup. Dewi dan tim Zetizennya dihujani oleh rentetan pertanyaan dari jurnalis-jurnalis cilik MAN Kota Surabaya.
  Pertanyaan yang datang dari jurnalis cilik MAN Kota Surabaya ini seputar aktivitas kejurnalistikan di Jawa Pos yang dikelola secara profesional. Mereka pun bertanya tentang proses kerja media massa yang dikelola profesional itu, bagaimana cara lay out yang baik supaya memberikan tampilan berita menarik bagi pembaca, hingga tentang cara seorang wartawan menentukan berita akurat dan berita hoax.
Pertanyaan pertanyaan kritis yang datang dari jurnalis cilik ini dijawab oleh beberapa orang anggota tim Zetizen. Dengan wajah berseri seri, para jurnalis cilik MAN Kota Surabaya ini mendengarkan penjelasan redaksi.
Setelah sesi tanya jawab, para peserta diajak melihat langsung proses kerja tim desain grafis. Pada kesempatan ini mereka diajak untuk belajar  lay out berita yang baik. Peserta studi pun sangat menikmati rangkaian kegiatan ini. Tak terasa mereka telah melakukan pembelajaran media massa ini selama dua jam.  Tentu saja, mereka sangat senang belajar tentang kejurnalistikan secara langsung. Pukul 15.00 wib kegiata berakhir. Kegiatan studi media massa ini ditutup dengan foto bersama dan penyerahan sertifikat dari pihak Jawa Pos kepada  pembina  ekskul Jurnalistik MAN Kota Surabaya.(Humas MAN Surabaya)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *