Momen Gelaran Tradisi Unik Memperingati Hut Ri 17 Agustus Di Man Kota Surabaya

HUT RI
Jelang hari kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen yang ditunggu oleh banyak orang, tak terkecuali siswa siswi MAN Kota Surabaya. Tradisi unik peringatan HUT RI di MAN Kota Surabaya dirayakan dengan banyaknya lomba-lomba seperti futsal sarung, harta berdebu, kereta balon, krupuk magic, lilin berjalan, kepruk air, karung spektakuler, dan pidato proklamasi.
Berbagai lomba digelar mulai Kamis (15/8) hingga Kemarin (Jumat,16/8). Lomba dimulai tepat pada pukul 07.30 setelah pelaksanaan sholat dhuha. OSIS ditunjuk sebagai penanggung jawab pelaksanaan lomba kali ini. Peserta lomba yaitu siswa-siswi MAN Kota Surabaya dari mulai kelas X, XI, dan XII. Pada hari pertama perlombaan di fokuskan pada babak penyisihan. Siswa-siswi diperbolehkan memakai baju bebas sesuai dengan identitas kelas masing-masing. Hal unik terjadi pada hari kedua, siswa-siswi memakai baju bertema merah putih sesuai dengan dresscode yang ditentukan oleh panitia.
Salah satu lomba yang menarik perhatian banyak penonton adalah futsal sarung. Masing-masing kelas diwakili oleh 5 orang peserta dalam satu tim. Para peserta diharuskan memakai sarung terlebih dahulu sebelum bermain. Hal yang lucu terjadi saat para pemain kesulitan berlari karena memakai sarung. Keseruan juga terjadi pada lomba karung spektakuler banyak peserta yang terjatuh karena terlalu bersemangat meloncat agar lebih cepat sampai di garis finish.
Seakan tak mau kalah semangat dengan para siswanya, guru-guru MAN Kota Surabaya dan karyawan juga turut dalam berbagai perlombaan. Lomba  kelereng estafet dan juga sunggi tempeh yang dikoordinir oleh Yudha Kurniawan, guru olah raga MAN Kota Surabaya. Lomba ini diikuti oleh guru-guru dan staf MAN Kota Surabaya. Tak jauh beda dengan suasana perlombaan siswa-siswi perlombaan guru-guru juga seru. Tetapi ada yang berbeda, hal ini karena keikutsertaan Mahasiswa PPL dan PMPI UIN Sunan Ampel Surabaya menambah suasana menjadi lebih ramai. Salah satu mahasiswa PMPI yaitu Ayu berpendapat bahwa kegiatan perlombaan ini merupakan salah satu kegiatan efektif untuk mengakrabkan diri dengan para guru maupun staf MAN Kota Surabaya. Pelaksanaan perlombaan selama dua hari ditutup dengan menyanyi bersama di lapangan oleh siswa-siswi MAN Kota Surabaya. (Ayu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *