Gandeng Puskesmas Medokan Ayu, MAN Kota Surabaya laksanakan ORI Difteri

Uncategorized

Kota Surabaya (MAN Kota Surabaya) – MAN Kota Surabaya
gandeng Puskesmas Medokan Ayu untuk melaksanakan Outbreak Response Immunization
(ORI) Difteri pada seluruh siswa MAN Kota Surabaya. ORI difteri ini
dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Senin (26/2) dan hari ini, Selasa
(27/2). Sasaran dari ORI difteri adalah semua siswa kelas X, XI, dan XII yang
belum berusia 19 tahun dan belum mengikuti ORI difteri di puskesmas tempat
tinggalnya.
Pelaksanaan ORI di hari pertama (Senin,26/2) ditujukan
untuk siswa kelas X dan kelas XI, sedangkan pada pelaksanaan hari kedua
(Selasa, 27/2) ditujukan untuk siswa kelas XII, dimulai dari pukul 08.30 WIB
sampai menjelang dhuhur.
Dari data Pembina UKS, diperoleh jumlah siswa yang
telah mengikuti ORI ini sebanyak 870.
“ Ada 567 siswa yang mengikuti imunisasi di hari
pertama, sedangkan di hari kedua pelaksanaan tercatat ada 303 siswa yang telah
menerima imunisasi,” jelas Ismi Marijam, selaku pembina UKS MAN Kota Surabaya.
Informasi yang diperoleh di lapangan, memang  imunisasi di hari terakhir ini diikuti
sebanyak 303 siswa dari 320 siswa kelas XII. Ada 14 siswa tidak masuk sedangkan
3 siswa lainnya telah menerima imunisasi difteri di puskesmas tempat tinggal
mereka. Dengan demikian ada sekitar 93 % siswa MAN Kota Surabaya yang telah
menerima imunisasi ini.

Banyak tingkah lucu siswa yang muncul saat pelaksanaan
imunisasi. Banyak siswa yang masih merasa takut di suntik. Tidak hanya siswa
putri, rasa takut juga melanda siswa putra. Untung saja para petugas puskesmas
yang dikomandani oleh Bu Rosi begitu sabar dan telaten membujuk dan menenangkan
siswa-siswa tersebut. Beberapa guru juga ikut membantu menenangkan siswa-siswa
yang dilanda rasa takut tersebut.
“Ayo, jangan takut. Suntik itu ndak sakit kok. Hanya
seperti digigit semut kecil aja lo,” bujuk Wiji Laelatul Jum’ah, guru MAN Kota
Surabaya yang saat pelaksanaan imunisasi berusaha menenangkan siswa yang takut
di suntik.
Meskipun takut tapi pada akhirnya mereka pun mau
diimunisasi juga. Di akhir kegiatan ORI, petugas puskemas berpesan bagi siswa
yang belum menerima karena tidak masuk saat pelaksanaan imunisasi dipersilahkan
untuk mengikuti imunisasi tersebut di puskesmas terdekat tempat tinggal mereka.
(HMS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *