Bersama Harian Kompas, MAN Surabaya Gelar Work Shop Menulis Kreatif

Uncategorized
Kota
Surabaya (MAN Surabaya) – Menulis merupakan keterampilan berbahasa
tertinggi yang dimiliki manusia. Siapa saja yang bisa menulis, berarti
dia sudah memenuhi beberapa kapasitas keterampilan berbahasa. Hal inilah
yang mendorong MAN Surabaya, bersama ekskul Jurnalistiknya, selalu
menggelar kegiatan pembelajaran menulis kepada siswa.
Kota
Surabaya (MAN Surabaya)- Demikian juga dengan work shop Menulis Kreatif
yang diselenggaran MAN Surabaya bersama Kompas pada Jum’at (8/9).  Work shop menulis kreatif merupakan serangkaian Aksi Hijau Teen Generation yang diselenggarakan Kompas di MAN Surabaya.
Bersama
ekskul Jurnalistik MAN Surabaya, Kompas mengeluarkan tips-tips menulis
kreatif kepada 60 siswa. Sesi work shop menulis kreatif ini, sangat
menarik bagi siswa. Dipandu oleh Herlambang Jaluardi, wartawan Kompas
dari Jakarta,  antusias siswa sangat  terlihat saat mengikuti work shop.
“Apa kendala terbesar saat menulis?” satu pertanyaan yang disampaikan oleh Bapak Herlambang Jaluardi mengawali pembicaraan.
Sejenak
seluruh peserta work shop menulis kreatif, yang terdiri atas 60 siswa
MAN Surabaya, dan 20 siswa dari sekolah sekolah di Surabaya itu,
terdiam. Beberapa di antara mereka hanya saling memandang. Sejenak
berikutnya, Herlambang Jaluardi, melanjutkan pembicaraan.
“Kendala
terbesar saat menulis adalah bensin habis,” jelas Herlambang Jaluardi,
melanjutkan pembicaraan. Kembali, seluruh peserta terdiam dan saling
memandang.                  
Selanjutnya,
Herlambang Jaluardi menjelaskan bahwa kata “bensin habis” itu memiliki
beberapa makna. Pertama, saat wartawan akan menulis berita. Dia harus
melakukan hunting dan liputan di lapangan. Nah, jika saat perjalanan itu
bensin kendaraannya habis, wartawan itu tidak dapan meneruskan
tulisannya.
“Makna
kedua dari kata ‘bensin habis’ ini adalah, saat ide kreatifnya seorang
wartawan itu habis,” jelas Herlambang kepada peserta work shop,
melanjutkan pembicaraan.
Lalu,
bagaimanakah menggali ide kreatif ini agar tidak habis? Herlambang
kemudian menjelaskan beberapa tips-tips menulis kepada seluruh peserta
work shop. Seluruh peserta work shop pun menyimak pembahasan nara sumber
dengan baik dan antusias.
“Ini seru, sangat asyik, dan menarik,” jelas Qeisha, peserta work shop dari MAN Surabaya. (wiji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *